Recent Posts

.img400{width:340px;height:250px;}.img400 img{width:340px;height:250px;border:0;z-index:80;}.cursor{cursor:pointer;}.h250{height:250px;}.min250{margin-top:-250px;}.des_4{background:#000;padding:3px 8px;filter:alpha(opacity=80);-moz-opacity:.80;opacity:.80;width:60px;color:#F60;margin-bottom:2px;z-index:990;}.des_1{background:#000;height:57px;padding:3px 10px 0 10px;filter:alpha(opacity=75);-moz-opacity:.75;opacity:.75;z-index:990;}.des_1a{background:#000;height:50px;padding:10px 10px 0 10px;filter:alpha(opacity=75);-moz-opacity:.75;opacity:.75;margin-top:-60px;}.font16{font-size:13px;}.font16{font-size:14px;}.c_white{color:#FFF;}.c_white a{text-decoration:none;color:#FFF;}.c_white a:hover{text-decoration:underline;}.page_hl a{font:bold 12px arial;color:#FFF;text-decoration:none;padding:2px 5px;display:inline;background:#000;filter:alpha(opacity=60);-moz-opacity:.60;opacity:.60;}.page_hl a:hover,.page_hl a.selected{color:#FFF;text-decoration:none;background:#000;filter:alpha(opacity=95);-moz-opacity:.95;opacity:.95;}.page_hl span a{color:#FFF;text-decoration:none;background:#F30;filter:alpha(opacity=90);-moz-opacity:.90;opacity:.90;}.pd_5{padding:5px;}.clearit{clear:both;margin:0;padding:0;}.pb_10{padding-bottom:10px;}

Minum Obat dengan Susu... Bolehkah?

'Eh, minum obat jangan bareng sama susu' Kenapa memangnya?

Cantiknya Pantai Siung, Gunung Kidul, Yogyakarta

Di bagian tenggara pantai Siung, terdapat batu karang yang cukup besar. Karena letak batu karang yang langsung ke laut lepas, air laut langsung terpancar ke udara bila menerjang karang ini. Bila anda cukup bernyali, karang ini dapat dicapai dengan berjalan kaki dan sedikit merayap di batu karang. Namun saya sarankan agar anda sangat berhati-hati dan tidak disarankan untuk anak kecil ataupun manula.

Diare - Penyebab dan Terapinya

Diare adalah sebuah penyakit di mana penderita mengalami rangsangan buang air besar yang terus-menerus (lebih dari 3 kali dalam sehari) dan tinja atau feses masih memiliki kandungan air berlebihan.

Jamu vs Gagal Ginjal

Tudingan yang sering muncul terhadap jamu adalah: minum jamu menyebabkan gagal ginjal! Pertanyaan lain: aman gak sih minum jamu paitan -jamu pahit- itu?

7 Tips Agar Bayi Tidur Lelap dan Tidak Rewel di Malam Hari

Saat malam hari, seringkali orangtua tidak dapat tidur dengan nyenyak karena bayi sering terbangun. Jika orangtua ingin bayinya tidur lebih lama di malam hari, maka ubahlah cara tidur bayi pada siang hari sehingga bayi lebih nyenyak ketika tidur malam.

Tampilkan postingan dengan label Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anak. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Mei 2011

Tips Mengatasi Hidung Tersumbat pada Bayi

Hidung tersumbat adalah masalah klasik yang dialami oleh seorang bayi pada bulan bulan pertama kehidupannya. Kondisi ini membuat bayi susah untuk menghisap ASI dari puting susu ibunya sehingga bayi menjadi rewel, apalagi tersumbatnya hidung kerap terjadi pada malam hari.

Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengurangi masalah hidung tersumbat pada bayi.
1. Terlentangkan bayi pada tempat tidur lalu teteskan 2 – 3 tetes larutan saline ke lubang hidung kanan dan kiri secara bergantian. Setelah ditetesi larutan saline, segera tengkurapkan bayi atau pada posisi yang nyaman. Larutan saline bisa dibeli di apotek terdekat.
2. Bila produksi lendir berlebihan, hisaplah menggunakan alat penghisap lendir khusus untuk bayi. Alat ini bisa diperoleh di apotek/toko alat alat kesehatan. Baca cara pemakaiannya dengan cermat.
3. Tinggikan bagian kepala tempat tidur bayi.
4. Susui atau berikan minuman yang cukup untuk bayi.
5. Sebelum tidur, bayi boleh dimandikan dengan air hangat atau jalankan shower air panas lalu ajak bayi menghirup uap air yang muncul dari shower. Jangan mandikan bayi dengan shower air panas.
6. Jangan memberikan obat batuk dan flu atau semprot hidung untuk bayi yang berusia di bawah 2 tahun.
7. Bila keluhan berlanjut, segera ke dokter.


Sumber

Diare Pada Anak


Diare terutama pada bayi baru lahir berbahaya, karena dapat menyebabkan dehidrasi dalam 1 atau 2 hari. Anak dapat meninggal karena dehidrasi dalam beberapa hari.

Penanganan utama diare pada anak-anak adalah rehidrasi untuk segera menggantikan cairan yang terbuang. Pengobatan umum pada diare adalah dengan pemberian ORALIT.

Segera bawa ke dokter, jika kondisi anak yang terkena diare tidak membaik dalam 24 jam dan mengalami gejala-gejala berupa
• terdapat darah atau nanah pada feses
• feses berwarna hitam
• mengalami demam
• mengalami tanda dehidrasi


Sumber: Original Article by Banu Aji

Selasa, 10 Mei 2011

12 Imunisasi Bayi yang Perlu Anda Tahu


Setelah lahir, bayi belum punya daya tahan yang cukup untuk menangkal berbagai penyakit. Walaupun memperoleh antibodi bawaan yang diberikan ibu sejak dalam kandungan, bayi memerlukan perlindungan tambahan untuk menjaga ketahanan tubuhnya terhadap penyakit.

Imunisasi merupakan suntikan vaksin atau bahan antigenik untuk menghasilkan kekebalan aktif pada tubuh bayi. Gunanya untuk mencegah dan mengenali beberapa penyakit tertentu yang mungkin mengancamnya.

Sejak lahir, bayi memerlukan berbagai jenis imunisasi hingga mencapai kanak-kanak. Beberapa imunisasi bayi yang perlu Anda tahu di antaranya:

1. Imunisasi BCG
Vaksin ini agar tubuh bayi kebal terhadap bakteri tuberkulosis (TBC). BCG diberikan sekali sebelum anak berumur dua bulan. Imunisasi polio diberikan empat kali pada bayi usia 0-11 bulan dengan interval minimal empat minggu. Imunisasi Campak diberikan satu kali pada bayi usai 9-11 bulan. Imunisasi hepatitis B harus diberikan tiga kali pada bayi usia 1-11 bulan, dengan interval minimal empat minggu. Imunisasi ini bersifat wajib dan disubsidi pemerintah.

2. Imunisasi DPT
Imunisasi DPT adalah vaksin 3 in 1 yang melindungi terhadap difteri, pertusis (batuk rejan) dan tetanus. Difteri adalah suatu infeksi bakteri yang menyerang tenggorokan dan dapat menyebabkan komplikasi fatal. DPT diberikan tiga kali pada bayi usia 2-11 bulan dengan interval minimal empat minggu. Imunisasi ini juga diwajibkan pemerintah.

3.Imunisasi DT
Imunisasi DT memberikan kekebalan aktif terhadap toksin yang dihasilkan oleh kuman penyebab difteri dan tetanus. Imunisasi diberikan bagi anak dengan kebutuhan khusus, misalnya sudah mendapat suntikan DPT.

4. Imunisasi TT
Imunisasi tetanus (TT, tetanus toksoid) memberikan kekebalan aktif terhadap penyakit tetanus. ATS (Anti Tetanus Serum) juga dapat digunakan untuk pencegahan (imunisasi pasif) maupun pengobatan penyakit tetanus. Jenis imunisasi ini minimal dilakukan lima kali seumur hidup untuk mendapatkan kekebalan penuh.

5. Imunisasi MMR
Imunisasi MMR memberi perlindungan terhadap campak, gondongan dan campak Jerman dan disuntikkan sebanyak 2 kali. Campak menyebabkan demam, ruam kulit, batuk, hidung meler dan mata berair.

Gondongan menyebabkan demam, sakit kepala dan pembengkakan pada salah satu maupun kedua kelenjar liur utama, meningitis, pembengkakan buah zakar yang berakibat kemandulan.

6. Imunisasi Hib
Imunisasi Hib membantu mencegah infeksi oleh Haemophilus influenza tipe b. Organisme ini bisa menyebabkan meningitis, pneumonia dan infeksi tenggorokan berat yang bisa menyebabkan anak tersedak. Sampai saat ini, imunisasi HiB belum tergolong imunisasi wajib, mengingat harganya yang cukup mahal. Dua jenis vaksin yang beredar di Indonesia, yaitu Act Hib dan Pedvax.

7. Imunisasi Meningitis
Imunisasi ini belum diwajibkan pemerintah karena biayanya masih cukup besar. Imunisasi dilakukan bagi bayi dibawah usia satu tahun hingga balita. Imunisasi ini mencegah terjadinya infeksi meningitis atau lapisan otak yang banyak terjadi pada bayi dan balita.

8.Imunisasi Varisella
Imunisasi varisella memberikan perlindungan terhadap cacar air.

9.Imunisasi HBV
Imunisasi HBV memberikan kekebalan terhadap hepatitis B. Hepatitis B adalah infeksi hati yang bisa menyebabkan kanker hati dan kematian. Karena itu imunisasi hepatitis B termasuk yang wajib diberikan. Jadwal pemberian imunisasi ini sangat fleksibel, tergantung kesepakatan dokter dan orangtua. Bayi yang baru lahir pun bisa memperolehnya. Imunisasi ini pun biasanya diulang sesuai petunjuk dokter.

10.Imunisasi Pneumokokus Konjugata
Imunisasi pneumokokus konjugata melindungi anak terhadap sejenis bakteri yang sering menyebabkan infeksi telinga. Bakteri ini juga dapat menyebabkan penyakit yang lebih serius, seperti meningitis dan bakteremia (infeksi darah)

11.Imunisasi Tipa
Imunisasi tipa diberikan untuk mendapatkan kekebalan terhadap demam tifoid (tifus atau paratifus). Kekebalan yang didapat bisa bertahan selama tiga-lima tahun dan harus diulang kembali. Imunisasi ini dapat diberikan dalam 2 jenis: imunisasi oral berupa kapsul yang diberikan selang sehari selama 3 kali. Biasanya untuk anak yang sudah dapat menelan kapsul.

12.Imunisasi Hepatitis A
Penyakit ini sebenarnya tidak berbahaya dan dapat sembuh dengan sendirinya. Tetapi bila terkena penyakit ini penyembuhannya memerlukan waktu yang lama, yaitu sekitar 1 sampai 2 bulan. Jadwal pemberian yang dianjurkan tak berbeda dengan imunisasi hepatitis B. Vaksin hepatitis A diberikan dua dosis dengan jarak enam hingga 12 bulan.

[sumber]

Pedoman Merawat Gigi Bayi 0 - 24 Bulan

Umumnya penyakit dan kelainan gigi pada anak merupakan salah satu gangguan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Sejak gigi susu mulai tumbuh, orangtua harus bertanggungjawab membersihkan gigi bayi mereka. Walaupun gigi anak hanya merupakan gigi susu yang keberadaannya hanya sementara, namun kesehatan gigi susu berpengaruh terhadap kesehatan gigi anak di kemudian hari. Karena itu, sebagai orangtua perlu mengetahui bagaimana merawat gigi anak sejak bayi dengan cara yang benar, agar kesehatan gigi dan mulut anak teratasi.

Cara merawat mulut bayi pada saat usia 0 – 6 bulan:
1. Bersihkan gusi bayi anda dengan kain lembab, setidaknya dua kali sehari
2. Jangan biarkan bayi anda tidur sambil minum susu dengan menggunakan botol susunya.
3. Selesai menyusui, ingatlah untuk membersihkan mulut bayi dengan kain lembab
4. Jangan menambah rasa manis pada botol susu dengan madu atau sesuatu yang manis.

Cara merawat mulut dan gigi bayi pada usia 7-12 bulan:

1. Tanyakan dokter anak atau dokter gigi anda apakah bayi anda mendapat cukup fluor
2. Ingatlah untuk membersihkan mulut bayi anda dengan kain lembab ( tidak basah sekali), sehabis menyusui.
3. Jangan biarkan bayi tidur dengan botol susunya (sambil minum susu dari botol) kecuali air putih.
4. Berikan air putih bila bayi anda ingin minum diluar jadwal minum susu
5. Saat gigi mulai tumbuh, mulailah membersihkannya dengan menggunakan kain lembab. Bersihkan setiap permukaan gigi dan batas antara gigi dengan gusi secara seksama, karena makanan seringkali tertinggal di permukaan itu.
6. Saat gigi geraham bayi mulai tumbuh, mulai gunakan sikat gigi yang kecil dengan permukaan lembut dan dari bahan nilon.
7. Jangan gunakan pasta gigi dan ingat untuk selalu membasahi sikat gigi dengan air.
8. Periksakan gigi anak anda ke dokter gigi, setelah 6 bulan sejak gigi pertama tumbuh, atau saat usia anak setahun.

Cara merawat mulut dan gigi bayi pada usia 13-24 bulan:

1. Mulailah perkenalkan pasta gigi berfluoride
2. Jangan biarkan anak tidur dengan botol susu (sambil minum susu dari botol), kecuali air putih.
3. Pergunakan pasta gigi seukuran sebutir kacang hijau.
4. Sikat gigi anak setidaknya dua kali sehari (sehabis sarapan dan sebelum tidur di malam hari)
5. Gunakan sikat gigi yang lembut dari bahan nilon.
6. Ganti sikat gigi tiap tiga bulan atau bila bulu-bulu sikat sudah rusak.
7. Jadilah teladan dengan mempraktekkan kebiasaan menjaga kesehatan mulut dan lakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali.
8. Biasakan anak untuk memakan makanan ringan yang sehat, seperti buah segar dan sayuran segar.
9. Hindari makanan ringan yang mengandung gula.

[sumber]

7 Tips Agar Bayi Tidur Lelap dan Tidak Rewel di Malam Hari




Ada 7 tips agar bayi anda tidur nyenyak dan tidak rewel dimalam hari. Saat malam hari seringkali orangtua tidak dapat tidur dengan nyenyak karena bayinya sering terbangun. Jika orangtua ingin bayinya tidur lebih lama di malam hari, maka ubahlah cara tidur bayi pada siang hari sehingga bayi lebih nyenyak ketika tidur malam.

Bayi yang diberi makan sesuai waktu saat bayi lapar dan menggendongnya dipangkuan ibu selama siang hari akan membuat tidur siangnya seperti pola tidur-tidur ayam. Ini akan berguna untuk menghemat waktu tidurnya dan akan memiliki waktu tidur malam yang lebih lama.

Siklus Tidur Bayi

Sebenarnya siklus tidur bayi lebih singkat daripada siklus tidur orang dewasa, karena bayi memiliki masa tidur yang tidak lelap lebih banyak dibandingkan tidur lelapnya. Karena definisi medis untuk tidur sepanjang malam adalah tidur dalam waktu lima jam terus menerus.

Bayi biasanya terbangun 2-3 kali setiap malamnya sejak bayi baru lahir hingga usia 6 bulan, 1-2 kali untuk usia 6 bulan hingga satu tahun dan terbangun 1 kali pada usia satu hingga dua tahun.

Tips Bayi Tidur Nyenyak di Malam Hari

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh orangtua agar bisa membuat bayinya tidur dengan nyenyak di malam hari, seperti dikutip dari The Baby Book karangan William Sears dan Martha Sears:

1. Bantulah bayi memahami bahwa siang hari saatnya makan dan malam hari saatnya tidur atau istirahat. Cobalah untuk memberi makan bayi setiap 3 jam sekali di siang hari.

2. Gendonglah bayi pada siang hari. Meningkatnya frekuensi kedekatan dan keakraban meningkatkan ketenangan dan bayi yang tenang pada siang hari cenderung tenang juga pada malam hari.

3. Kenyangkan bayi sebelum tidur. Usahakan untuk menyusui bayi hingga kenyang sebelum tidur dan saat bayi terbangun di malam hari.

4. Kenakan baju tidur bayi yang tepat. Cobalah untuk menggunakan berbagai baju tidur bayi untuk melihat baju apa yang dapat membantunya tidur lebih tenang. Umumnya bayi dapat tidur lebih baik jika bajunya terbuat dari bahan katun.

5. Rebahkanlah bayi di tangan ibu. Kehangatan tangan ibu bisa memberikan sentuhan tambahan yang dibutuhkan bayi untuk membantunya tertidur sambil memberikan tepukan lembut di punggung atau bokong bayi. Lepaskan tangan secara perlahan agar tidak membangunkannya.

6. Buatlah tempat yang tenang untuk tidur bayi. Umumnya bayi bisa membiasakan diri untuk tidak terjaga dengan suara-suara yang sering didengarnya, tapi akan terbangun jika mendengar suara yang mendadak atau mengagetkannya.

7. Tentukan temperamen bayi di malam hari. Setiap bayi berbeda temperamennya, ada bayi yang bisa menenangkan diri sendiri tapi ada juga yang merengek saat bangun. Jika cepat menghampiri bayi sebelum benar-benar terbangun, maka lebih mudah untuk menidurkannya kembali.

Orangtua tidak bisa memaksa bayinya untuk tidur. Penciptaan lingkungan yang aman dan nyaman adalah cara terbaik untuk membuat bayi lebih cepat tidur dan jangka waktu tidurnya lebih panjang, sehingga bayi tidak akan sering terbangun di malam hari. Demikian 7 tips agar bayi anda tidur nyenyak dan tidak rewel dimalam hari. Semoga bermanfaat.

[Sumber]

Manfaat dan Sumber Vitamin A

Bukan cuma sebatas bagus untuk kesehatan mata, Vitamin A sungguh memiliki kegunaan yang membuat anda tak ragu untuk memastikan tubuh mendapat asupan cukup setiap hari. Vitamin A merupakan nutrisi penting terutama dalam proses terapi dan perawatan pencegahan serta sangat krusial dalam pengobatan sindrom kekurangan gizi. Vitamin yang juga disebut retinol diyakini memberi efek positif dan meningkatkan pertumbuhan serta imunitas atau kekebalan.

Jenis vitamin ini juga menjaga sel-sel mukus atau lendir dan kulit tetap sehat. Ketika membran lendir tetap lembab dan tahan terhadap kerusakan sel, maka kekebalan terjaga. Sebaliknya kekurangan kelembaban pada selaput lendir akan memudahkan terjadi infeksi dalam tubuh.


Vitamin A dan Kanker

Sel selaput lendir sangat penting dalam pencegahan kanker. Vitamin A bersifat anti kanker karena menekan pertumbuhan DNA sel-sel kanker. Keberadaan vitamin juga menurunkan risiko pertumbuhan tumor di kanker yang matang dan mencegak sel-sel lukemia membelah diri.

Bukan hanya itu, Vitamin A khususnya sangat membantu dalam penyembuhan penyakit yang disebabkan virus. Virus yang menyeran sistem pernafasan, campak, bahkan virus AIDS, menjadi lembam ketika di lingkungan sekitar terdapat jumlah vitamin A yang cukup.

Pasien dengan penyakit bersumber virus kerap memiliki kadar Vitamin A rendah di dalam darah. Asupan dalam jumlah tepat sangat diperlukan pasien untuk membangun pertahanan tubuh, yang akhirnya mengarah pada proses penyembuhan cepat. Namun, dosis besar vitamin A harus dilakukan dibawah pengawasan dokter.

Kabar baik lain, vitamin ini juga berperan penting mencegah stroke. Sangat disarankan untuk menambah asupan vitamin A lewat buah-buahan dan sayuran setiap hari.

Vitamin A dan Kesehatan Mata
Bagi pasien pemilik sindrom mata kering, terapi paling mudah juga tak jauh dari vitamin A. Mata kering terjadi ketika pembentukan air mata dan lubrikasi berhenti. Kondisi ini membuat seseorang menjadi luar biasa tidak nyaman.

Tetesan vitamin A sangat direkomendasikan untuk kasus ini, karena uji klinis membuktikan tetes mata mengandung vitamin A meningkatkan kelembaban dan fungsi sel dalam mata. Masih terkait mata, vitamin ini juga mampu meningkatkan pengelihatan malam dan membantu mata menyesuaikan diri dengan perubahan pencahayaan.

Tak berhenti sampai di sana, Vitamin A juga diyakini sebagai jalan keluar cukup menjanjikan untuk pencegahan dan pengobatan kanker kulit, terutama bila dikonsumsi oral. Vitamin a juga sangat membantu dalam perawatan pigmentasi kulit yang sering terlihat pada kulit yang menua.

Sumber Vitamin A
Para pakar gizi merekomendasikan bahwa cara terbaik untuk mendapat asupan Vitamin A ialah melalu diet tepat dan seimbang. Secara keseluruhan vitamin A penting dalam peningkatan kesehatan tubuh mengingat ia mampu mendongkrak daya sel-sel darah putih, kekuatan reproduksi dan sistem kerangka tubuh. Ada 5 jenis sumber makanan alami kaya vitamin A yang bisa dikonsumi yakni brokoli, wortel, aprikot, susu, kuning telur dan minyak ikan kod.

{Sumber}